Showing posts with label Trading. Show all posts
Showing posts with label Trading. Show all posts

Monday, September 1, 2014

Psikologi Trading


Salah satu masalah dalam trading adalah tentang psikologi pada trader yang kadang seperti ababil alias labil. Sering kali psikologi trading seperti emosi membuat seorang trader kehilangan pelajaran analisa dan buruknya dapat mengabaikan signal yang udah diperoleh. Sebagian besar trader loss adalah karena psikologinya yang belum terasah.

Trader yang tidak puas dengan hasil tradingnya akan memaksakan kepuasannya. Okelah dengan target asalkan masih rasional. Rasional yang dimaksud seperti penargetan profit banyak perhari padahal hari tersebut pasar sepi seperti Bank Holiday. Padahal untuk Bank Holiday cenderung pergerakan harga akan sedikit.

"Jangan beri bara api dengan api", artinya saat terjadi loss janganlah menjadi ingin balas dendam. Hari ini loss ingatlah masih ada hari esok, jangan terus ngoyo dalam bahasa jawanya. Tidak ada di dunia ini trader yang 100% profit, sehebat apapun, selama apapun pengalamannya.

Hal yang perlu diingat saat trading :
  1.  Disiplin, trader dibayar pasar karena disiplin. Trader memenuhi wallet-nya dengan konsisten, dan itu akan menjadi rules trading masing-masing trader.
  2. Jangan tolak rejeki, trader jangan muluk-muluk dalam trading. Seperti sekarang sudah profit $50, lalu trader berharap chart berikutnya akan mengikuti profit yang ada. Kata berharap disini akan membuat hal yang tidak pasti karena bisa saja chart yang diharapkan akan berbalik arah.
  3. Pastikan masih ada hari esok untuk account Anda, saat terjadi loss di posisi trading Anda kadangkala trader berharap harga berbalik dan seminimal mungkin price akan kembali sehingga profit/loss = $0. Dan sialnya, sering loss tersebut akan semakin memburuk. (Pengalaman)
  4. Sesuaikan kekuatan account, dalam hal ini akan saya contohkan seperti account Anda hanya mampu sampai di size 0,1 tetapi dipaksakan ke size 1 agan dapat menambah profit. Ingat Money Management.
  5. Janganlah berputus asa, guru yang terbaik adalah pengalaman. Temukan sistem tradingmu sendiri dan jadikan itu senjatamu. Ingat, trading beresiko tinggi maka "tradingkan dana Anda sebisa Anda kehilangan dana Anda". Dalam ekonomi ada kata-kata "High risk, high return", semakin besar resiko maka semakin besar pula profit-nya. Dalam bisnis tidak ada yang tidak mengandung risiko. 
Salam profit

Sunday, August 31, 2014

Menggunakan Option Untuk Meningkatkan Pengembalian Pasar Saham


Satu dari sekian banyak setrategi yang paling sederhana dan paling umum digunakan untuk memperoleh pendapatan ekstra (extra income) dari saham yang dimiliki adalah dengan menulis call ter-cover**. Strategi ini dapat digunakan jika investor sudah memiliki saham yang mendasarnya dan percaya bahwa harga saham akan relatif sama terus. Menjual option call atas saham ini menawarkan kesempatan untuk memperoleh pendapatan yaitu premi. dar penjualan option  sementaramenyediakan perlindungan untuk saham jika harga jatuh. Pada saat yang sama, investor terikat dalam kontrak untuk menjual saham pada harga yang telah disepakati jika option call  di-exercise.

Contoh kasus :


Sekarang adalah bulan September dan Anda memiliki 1000 saham ABC yang Anda beli pada harga $4.00/saham. Sementara Anda percaya (mempunyai keyakinan) bahwa harga saham akan naik dalam jangka panjang. Anda berpikir bahwa harga saham relative sama dalam 3 bulan yang akan dating. Anda memutuskan untuk menulis option call bulan Desember pada $4.50 dan menerima pendapatan premi $0.16/saham (maka total $0.16 X 1000 = $160). Jika kontrak saham naik, Anda akan dengan senang hati menjual saham dapa harga $4.50/saham, dan Anda sudah menerima pendapatan premi $160 sebagai pendapatan ekstra.


Beberapa scenario yang lain mungkin akan terjadi pada posisi Anda tadi :

  1. Harga saham tetap pada $4.00 sampai jatuh tempo, yaitu hari kamis terakhir pada bulan Desember. Dalma kasus ini option call tidak mungkindi-exercise karena pengambil option call dapat membeli saham dengan harga $4.00/saham di pasar daripada meng-exercise option call dan membayar dengan harga $4.50/saham 
  2. Harga saham jatuh ke $3.73 pada saat jatuh tempo. Jika harga saham jatuh, option call tidak mungkin di-exercise dan Anda sudah menerima pendapatan premi $160 dan tetap memegang saham Anda. 
  3. Harga saham naik ke tingkat $4.60 pada saat jatuh tempo. Pada tingkat $4.60/saham, option call akan di-exercise dan Anda akan berkewajiban menjual 1000 saham ABC dengan harga $4.60/saham, Anda sesungguhnya telah menjual saham Anda dengan harga $4.66/saham, yaitu $4.50 + $0.16. 



Level Support dan Resistance

Ini adalah pengetahuan tentang teknikal analisis dalam trading. SR sangat membantu trader untuk menentukan direct entry buy, sell maupun pending order, oleh karena itu saya catat karena menurut saya ini hal dasar yang penting dalam teknikal analisis.

Pengertian support adalah dimana titik level harga yang didominasi oleh pembeli sehingga berat bagi penjual untuk menembus level tersebut dan letak point support adalah dibawah harga sekarang. Resistance adalah titik dimana level tersebut menunjukkan point harga penawaran mampu menjaga level untuk tidak ditembus oleh support dan letak point harga resistance ada diatas harga sekarang. Lalu bagaimana kalau harga menembus level support or resistance? Apabila harga menembus level disalah satunya, maka akan membuat trend ataupun dapat merubah arah trend, dan itu disebut break out level.

Lihat gambar :